Thursday , June 22 2017
Breaking News
You are here: Home / Profil Organisasi

Profil Organisasi

Perkembangan demokrasi di In­donesia sejak 1999 telah mendo­rong tingginya minat dan peneli­tian di bidang ilmu politik. Isu-isu penelitian yang peka dan sulit dilakukan pada era Orde Baru, muncul men­jadi fokus kajian pada era reformasi. Antara lain yang cukup kuat adalah isu reformasi pemilu, partai politik, lembaga legislatif, dan gerakan sosial/masyarakat sipil.

Ketika MPR pada 1999 hingga 2002 melakukan amandemen UUD 1945, sejalan den­gan itu bermunculan pula riset dan karya akademik yang mengulas tentang konstitusi, pembagian kekuasaan antarlembaga negara, partai politik, politik lokal, dan partisipasi politik. Intinya, gerak khasanah ilmu politik mengalami kemajuan seiring kebutuhan pen­gambil kebijakan dalam mereposisi peran dan fungsi institusi politik termasuk prosedural mekanisme demokrasi.

Pusat Kajian Politik (sebelumnya dike­nal dengan Laboratorium Ilmu Politik) se­bagai lembaga kajian di bawah koordinasi Departemen Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia, tak dipungkiri terlibat dalam arus besar tersebut. Disamping secara individu­al, pengajar ilmu politik UI berperan dalam transformasi politik, secara kelembagaan juga diharapkan mampu melahirkan kajian yang bisa dijadikan rujukan dalam perbai­kan institusi/sistem politik. Puskapol (atau Lab. Politik 1999-2000) turut ambil bagian pada fase awal reformasi dengan mengada­kan seminar nasional tentang Amandemen UUD 1945 yang mengulas beberapa topik seperti penguatan legislatif, kekuasaan presiden, mekanisme kontrol antarlembaga negara, dan hak asasi manusia. Seminar tersebut mendapat perhatian publik; per­tama karena disuarakan dari lingkungan kampus, dan kedua karena adanya momen­tum kebutuhan pengambil kebijakan untuk merespon berbagai tuntutan reformasi poli­tik. Dari sinilah momentum bagi Lab Politik (Puskapol sekarang) masuk dalam fase relasi vertikal dengan aktor pengambil keputusan dan relasi horisontal dengan organisasi ma­syarakat sipil dalam jaringan pro demokrasi.

Sejak berdiri tahun 1994 hingga kini, Puskapol mengalami tiga fase perkemban­gan. Pada awal pendirian (1994-2000), akti­vitas Puskapol (Lab. Politik) fokus pada pen­genalan lembaga dan konsolidasi internal seiring dengan pertumbuhan pusat riset/ kajian di lingkungan Universitas Indonesia. Memasuki lima tahun kedua (2001- 2005), ditandai dengan pergantian nama dari Lab Politik menjadi Puskapol yang merupakan kebijakan Universitas, Puskapol mengalami pasang surut seiring dinamika dalam Departemen Ilmu Politik sebagai induk kerja Puskapol. Selama periode ini, aktivitas Puskapol tercurah pada konsoli­dasi organisasi, pemetaan personalia, dan merancang isu-isu strategis sebagai agen­da riset. Periode selanjutnya (2006-2012) merupakan fase terpenting dalam sepuluh tahun eksistensi Puskapol dengan adanya kesempatan melakukan penguatan kapa­sitas kelembagaan, personalia, dan riset strategis. Puskapol berhasil merancang dua kluster kajian strategis yaitu Represen­tasi Politik dan Desentralisasi Politik yang menjadi trademark Puskapol dalam satu da­sawarsa ke depan.