Thursday , June 22 2017
Breaking News
You are here: Home / Publikasi Hasil Riset / Memperkuat Presidensialisme Multipartai di Indonesia: Pemilu Serentak, Sistem Pemilu, dan Sistem Kepartaian

Memperkuat Presidensialisme Multipartai di Indonesia: Pemilu Serentak, Sistem Pemilu, dan Sistem Kepartaian

Pembicara        :Djayadi Hanan, Phd, Prof. Dr. Saldi Isra, Yolanda Panjaitan, M.A.

Salah satu aspek dari perbincangan tentang sistem presidensial di Indonesia selama ini adalah soal penyederhanaan partai dan sistem kepartaian di DPR. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan dukungan kekuatan bagi presiden agar lebih mudah dalam menjalankan pemerintahan. Pelaksanaan Pemilu serentak (legislatif dan presiden) dianggap sebagai salah satu cara untuk mencapai penguatan sistem tersebut.

Tapi benarkah anggapan tersebut? Apa sebetulnya yang dimaksud dengan penguatan sistem presidensial secara umum maupun secara khusus di Indonesia? Seminar ini ingin menjawabnya dengan melihat hubungan antara sistem Pemilu, waktu pelaksanaan Pemilu, dan sistem kepartaian, serta dampaknya bagi hubungan eksekutif dan legislatif dalam sistem presidensial multipartai.

Seminar ini menampilkan hasil penelitian saudara Djayadi Hanan yang telah dituliskannya dalam sebuah kertas-kerja. Djayadi membahas isu ini dengan menggunakan pendekatan perbandingan politik (comparative politics). Hasil-hasil riset empirik mengenai hubungan antara sistem Pemilu, waktu pelaksanaan Pemilu, dan sistem kepartaian dalam sistem presidensial multipartai dari berbagai negara juga akan ditelusuri dan dipaparkan.

Fokus makalah Djayadi adalah pada refleksi hasil-hasil riset di kawasan lain tersebut kepada kondisi empirik di Indonesia. Benarkah keputusan untuk melaksanakan Pemilu legislatif dan Pemilu presiden secara serentak akan berdampak baik pada sistem presidensial multipartai di Indonesia. Aspek-aspek lain apa saja yang sesungguhnya sudah ada dalam sistem presidensial Indonesia yang positif dan atau negatif dalam konteks pelaksanaan sistem ini.

Download Makalah

Makalah Djayadi Hanan

PPT Yolanda Panjaitan