PELATIHAN MERANCANG KEBIJAKAN BAGI MITRA MAMPU 2017

PELATIHAN “KERJA MERANCANG KEBIJAKAN UNTUK MITRA MAMPU”

Pusat Kajian Politik – Departemen Ilmu Politik FISIP UI (PUSKAPOL UI) telah melaksanakan kegiatan pelatihan Kerja Merancang Kebijakan untuk Mitra MAMPU pada tanggal 27-30 Maret 2017. Selama empat hari, bertempat di Hotel Harris Jakarta Selatan, para peserta yang merupakan perwakilan dari lembaga mitra MAMPU dari berbagai daerah mengikuti kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan strategi dalam kerja advokasi memengaruhi kebijakan (UU dan Peraturan Daerah).

Kegiatan pelatihan ini adalah seri kedua dari pelatihan sejenis yang telah dilaksanakan oleh PUSKAPOL dan MAMPU pada 2016 lalu. Namun demikian, meskipun desain pelatihan masih mengacu pada buku panduan dan kurikulum yang digunakan pada pelatihan sebelumnya, namun dalam pelatihan kali ini ada pengembangan kurikulum dan metode pelatihan yang cukup signifikan dilakukan oleh tim fasilitator PUSKAPOL UI. Selain itu, oleh karena masukan dan umpan balik dari para peserta pelatihan sebelumnya memiliki porsi signifikan dalam rancangan desain pelatihan, pengembangan kurikulum pada pelatihan ini juga dilakukan secara khusus dalam rangka melatih keterampilan strategis yang dibutuhkan oleh para peserta dalam melakukan kerja advokasi kebijakan.

Selain itu, pelatihan Merancang Kebijakan bagi mitra MAMPU ini juga sangat penting dalam konteks pencapaian tujuan dari Fase ke-2 Program MAMPU, yang difokuskan pada kemampuan mitra MAMPU untuk menyuarakan dan mempengaruhi proses kebijakan. Agar tujuan tersebut dapat tercapai, tentu saja mitra MAMPU harus memiliki pemahaman mendalam mengenai proses dan politik dalam pembuatan kebijakan di Indonesia, mulai dari level pemerintahan daerah (Peraturan Desa dan Peraturan Daerah) hingga level pemerintahan pusat (Undang-Undang). Padahal, saat ini banyak dari mitra MAMPU yang masih menghadapi kendala dan tantangan dalam upayanya melakukan advokasi kebijakan.

Dengan demikian, kemanfaatan dari pelatihan Merancang Kebijakan ini menjadi sangat relevan dan signifikan bagi lembaga-lembaga mitra MAMPU yang umumnya bekerja di tataran lokal. Di satu sisi, para lembaga mitra MAMPU tersebut telah melakukan kerja advokasi kebijakan dengan menginisiasi dan memfasilitasi kegiatan bersama anggota DPRD setempat untuk mendorong lahirnya peraturan daerah. Namun ketrampilan melakukan lobi dan advokasi belum sepenuhnya didukung oleh pengetahuan mengeni prosedur formal dan pemetaan pelaku kebijakan yang strategis. Sehingga pelatihan ini didesain dengan mempertimbangkan kombinasi pengalaman peserta dengan pengetahuan mengenai prosedur pembahasan kebijakan dan dinamika politik yang menyertainya. Diharapkan melalui pelatihan ini, dapat terbentuk pengetahuan bersama mengenai lika liku advokasi yang secara umum dapat dikenali, dipahami tantangan dan kendalanya, dan akhirnya dijadikan referensi untuk kerja advokasi kebijakan berikutnya.

Laporan kegiatan ini akan mencakup tentang: (1) gambaran umum peserta pelatihan, (2) kurikulum dan materi pelatihan, (3) gambaran umum pelaksanaan pelatihan, (4) catatan atau evaluasi pelaksanaan pelatihan, (5) rekomendasi untuk pelaksanaan pelatihan berikutnya. Selain itu, dalam laporan kegiatan ini juga terlampir dokumen-dokumen pendukung seperti modul pelatihan, power point presentation setiap sesi pelatihan, catatan harian pelatihan dan transkrip testimoni peserta pelatihan, serta foto-foto kegiatan.