Perempuan DPRD Provinsi Berasal dari Keluarga Elit Partai

April 7, 2013   admin     Category: Publikasi Hasil Riset .

JakartaJumlah perempuan terpilih DPRD provinsi hasil Pemilu 2009, meningkat signifikan. Mereka berusia muda dan berpendidikan tinggi. Sebanyak 64% dari mereka berasal dari keluarga elit partai: istri, anak, adik kandung. Keterpilihan perempuan di DPRD provinsi pada Pemilu 2009 yang lalu mengalami peningkatan. Tercatat ada 321 orang perempuan atau sekitar 16% dari 2.005 orang anggota DPRD provinsi. Bagaimana latar belakang perempuan wakil rakyat tersebut?
Berikut ini adalah profil dari 134 perempuan terpilih yang diwawancarai Puskapol FISIP UI di 11 DPRD provinsi, yaitu: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Dilihat dari latar belakang pendidikan yang dimiliki, perempuan terpilih cukup menjanjikan. Sebagian besar anggota anggota DPRD provinsi adalah lulusan pendidikan tinggi, antara lain sarjana (57%) dan pascasarjana (31%). Hanya sekitar 12,5% yang berpendidikan di bawahnya, yaitu diploma/akademi (7,5%) dan SMU/sederajat atau 5%.
Dari segi usia, mayoritas perempuan anggota DPRD provinsi berusia 36 sampai dengan 50 tahun (59%). Kelompok usia terbanyak berikutnya adalah 21-35 tahun (21%), 51-64 tahun (19%), dan 65 tahun ke atas (1,5%). Dilihat dari profil pekerjaan utama terakhir yang digeluti sebelum menjadi anggota DPRD, terbanyak responden adalah pengusaha (34%), profesional (26%) dan karyawan swasta sejumlah 13%. Latar belakang profesi lainnya adalah pegawai negeri sipil (4%), karyawan BUMN (2%), pensiunan PNS (1,5%), aktivis LSM (1,5%), dan anggota DPRD ( 2%). Selain itu, 13% lainnya adalah ibu rumah tangga.

Untuk pengalaman berorganisasi, 78% perempuan anggota DPRD mengaku pernah terlibat dalam organisasi, masing-masing 43% untuk organisasi perempuan dan 35% untuk organisasi non perempuan. Sementara 22% sisanya mengaku sama sekali tidak memiliki pengalaman berorganisasi. Dalam hal lamanya bergabung di partai politik, sebanyak 33% baru bergabung di partai politik selama 1-5 tahun. Berikutnya adalah mereka yang bergabung dalam partai politik selama 6-10 tahun dan 11-15 tahun, masing-masing 22%. Sementara yang terlibat lebih dari 15 tahun sebanyak 24%. Dari 134 responden yang didapatkan datanya mengenai jabatan di partai, paling banyak adalah pengurus partai tingkat provinsi sebanyak 78 orang (58%). Kemudian anggota sejumlah 27 orang (20%); dan sebanyak 14 orang (10%) adalah pengurus partai tingkat kabupaten/kota. Yang merupakan ketua partai tingkat kabupaten/kota sejumlah 7 orang (5%), dan ketua partai tingkat provinsi sejumlah 5 orang (4%). Mengenai pengalaman sebagai anggota legislatif, sebanyak 23 orang (17%) sebelumnya pernah menjadi anggota DPRD provinsi dan 20 orang (15%) sebagai anggota DPRD Kabupaten/kota. Menariknya, ada 2 orang (1,5%) yang sebelumnya pernah menjadi anggota DPR. Untuk latar belakang politik keluarga, sebagian besar (64%) menyatakan memiliki anggota keluarga yang terlibat dalam partai politik. Mereka adalah orang tua (30%), suami (25%), saudara kandung (23%), dan anak (7%). Dapat dikatakan keterlibatan mereka dalam partai politik sejalan dengan keterlibatan anggota keluarga.

Terbaru

KABUPATEN DEIYAI

  NO PASANGAN CALON SUARA PARTAI PENDUKUNG 1 ATENG EDOWAI S.Pd.K HENGKY PIGAI S.Pt 15.804 32.02% PERSEORANGAN 2 KENI... more ...

KABUPATEN BIAK NUMFOR

  NO PASANGAN CALON SUARA PARTAI PENDUKUNG 1 ANDREAS MSEN, SE. MM JUSTINUS WIHELMUS NORIWARI, S.Th 12.043 23.36% PERSEORANGAN... more ...