Naskah Rekomendasi Kebijakan Representasi Perempuan dalam Regulasi Partai Politik dan Pemilu

February 16, 2015   puskapol ui     Category: Uncategorized .

Kategori Buku

 COVER depan Kategori  : Naskah Rekomendasi
Penulis    : Sri Budi Eko Wardani, Ani Soetjipto, Yolanda Panjaitan, Wawan Ichwanuddin, Didik Supriyanto
Halaman : –
ISBN         : –
Penerbit :  Puskapol FISIP UI
Tahun     :  2010

Deskripsi Buku:

Naskah rekomendasi kebijakan tentang representasi perempuan dalam regulasi partai politik dan pemilihan umum ini disusun dilandasi beberapa maksud. Pertama, masalah representasi politik perempuan sudah menjadi agenda nasional dengan terikatnya pemerintah Republik Indonesia pada sejumlah kesepakatan global dan nasional. Salah satunya yang strategis adalah pencapaian tujuan-tujuan pembangunan millennium pada 2015 dimana salah satu targetnya adalah peningkatan proporsi jumlah perempuan sampai 50 persen di parlemen nasional. Kedua, ada kebutuhan untuk melihat implementasi kebijakan afirmasi dalam Undang-Undang Partai Politik dan Pemilihan Umum yang diterapkan khususnya pada pemilu 2009 serta melihat dampak regulasi afirmasi tersebut untuk mendongkrak jumlah kursi perempuan. Kebutuhan kajian awal yang memetakan perolehan kursi perempuan di legislatif (DPR dan DPRD) menjadi pintu masuk untuk melihat implementasi kebijakan afirmatif dan dampaknya bagi representasi politik perempuan. Ketiga, naskah rekomendasi yang dibangun berdasarkan hasil kajian ini diharapkan dapat dasar bagi pengembangan strategi afirmasi ke depan, yang bukan hanya sekedar jumlah melainkan juga kompetensi kader perempuan politik.

Terbaru

Quotas and ballots: The impact of positive action policies on women’s representation in Indonesia

Abstract This article examines the impact of the legal candidate quota for women in Indonesia following the 2019 general... more ...

Preventing the Death of Democracy from Within

BOOK REVIEW HARLITUS BERNIAWAN TELAUMBANUA Center for Political Studies, University of Indonesia Email: hberniawantel@gmail.com “Demokrasi harus dilihat sebagai permainan... more ...