Transaksi Politik dalam Pemilu

October 19, 2015   puskapol ui     Category: Uncategorized .

?????????????

 

Kategori  : Buku
Tim Penyusun    : Anna Margret, Cristina Dwi Susanti, Dirga Ardiansa, Fariz Panghegar, Inggrid Silitongga, Irwansyah, Mia Novitasari, Nurul Nurhandjati, Sri Budi Eko Wardani, Veri Junaedi
Halaman : 85
ISBN         : 978-979-19089-8-6
Penerbit :  Puskapol FISIP UI
Tahun     :  2015

IDR:

50.000.- (mahasiswa)

 65.000,- (umum)

Deskripsi Buku:

Puskapol UI dan DEMOS bekerja sama menyusun riset tentang transaksi politik dalam pemilu. Transaksi politik berjalan dalam aktivitas politik sehari-hari khususnya pada momen pemilu antara para kandidat dengan warga. Namun transaksi politik berjalan secara non programatik, tertutup, melanggar hukum (korup), dan mengabaikan kepentingan jangka panjang warga. Para kandidat berupaya membeli dukungan warga lewat transaksi jangka pendek seperti pemberian uang, barang dan program populis jangka pendek.

Buku ini menawarkan strategi alternatif untuk menghadapi masalah transaksi politik non programatik dengan cara mengubah transaksi politik non programatik menjadi transaksi politik programatik, yang bersifat terbuka, berdasarkan kepentingan warga dan distribusi programnya tidak diskriminatif. Upaya ini dilakukan dengan strategi Tahu – Mampu – Awasi.

Warga perlu mengorganisir diri untuk memetakan  daftar kepentingan mereka dan mengolahnya menjadi daftar tuntutan bersama (Tahu), Kemudian warga berupaya agar tuntutan bersama bisa diterima oleh semua kandidat (peserta pemilu) dan mengikat komitmen mereka untuk memenuhinya jika terpilih nanti (Mampu). Selanjutnya warga aktif melakukan pengawasan terhadap para kandidat terpilih agar mereka memenuhi janji kesepakatan tersebut (Awasi).

Buku ini merupakan upaya untuk mengisi ‘ruang kosong’ pendidikan politik yang berfokus pada penghadiran kepentingan warga. Momen pemilu merupakan momen politik penting bagi warga untuk menghadirkan kepentingannya kepada para kandidat agar mereka bisa memiliki tuntutan bersama kepada para kandidat. Penghadiran kepentingan warga diperlukan sebagai amunisi untuk melakukan pengawasan terhadap kinerja kandidat terpilih. Sehingga partisipasi politik warga bisa diperdalam tidak sebatas pada momen pemilu saja.

Terbaru

Quotas and ballots: The impact of positive action policies on women’s representation in Indonesia

Abstract This article examines the impact of the legal candidate quota for women in Indonesia following the 2019 general... more ...

Preventing the Death of Democracy from Within

BOOK REVIEW HARLITUS BERNIAWAN TELAUMBANUA Center for Political Studies, University of Indonesia Email: hberniawantel@gmail.com “Demokrasi harus dilihat sebagai permainan... more ...